CERITA TEMBOK CINA DAN SALES MINUMAN TEH

Ada sebuah fakta menarik yang mengatakan bahwa setelah sebuah presentasi produk, 63% orang peserta mengingat cerita dan hanya 5% yang mengingat statistik.
Hal ini membuktikan bahwa cerita adalah hal yang lebih mudah diingat dan merupakan teknik yang sangat dahsyat bagi seorang penjual untuk mengkomunikasi dan memotivasi costumer untuk melakukan pembelian.

Seth Godin juga berkata
“Marketing is storytelling. The story of your product, built into your product. The ad might be part of it, the copy might be part of it, but mostly, your product and your service and your people are all part of the story. Tell it on purpose”

img-1514862509.jpg
 

Dan hari kemarin jadi ngerasain banget jadi korban story telling.
Yang ga kepikiran beli, akhirnya jadi beli
yang tadinya ga pengen jadi ya diada2in pengen aja

Jadi ceritanya hari kemarin jalan travelling pake jasa tour guide lokal
Namanya lisa…..
Rute perjalanannya adalah ke Great Wall, Ming Tomb, Pabrik Giok dan Wisata Minum Teh

Lisa orang yang menyenangkan. Bahasa inggrisnya cukup jelas untuk bisa dimenegerti

Di awal lisa bercerita tentang sejarah pembuatan Great Wall, sebuah tembok raksasa yang membentang lebih dari 8000 km yang dibangun untuk menghalau musuh. Dibangun sampai 3 generasi dinasti, walau dinasti Ming adalah yang paling banyak membangun. Tembok ini dibangun diatas pengunungan dengan tangan manusia.
Ketika diatas berapa jumlah korban selama pembangunan. Lisa menjawab “countless”, karena saking banyaknya.

Lisa menyambung cerita tentang Kaisar Ming. Ia bilang istri sah kaisar cuma 1, tapi boleh punya selir berapapun. Bahkan Kaisar Ming dipercaya punya selir sampai 3000 selir (nice 🤣😜…… hehehe). 
Anehnya dia boleh memiliki wanita manapun yang dia inginkan, sedangkan istri sahnya hanya boleh dipilihkan oleh ibu suri (what….🤣😂😅)

Menurut lisa hadiah terbaik yang diberikan oleh kaisar adalah batu giok. Itulah kenapa orang2 cina hampir semua punya giok
Bahkan orang orang kaya di cina dipastikan punya patung naga giok, yang letaknya selalu mengarah ke pintu masuk, namanya money dragon. Naga ini dipercaya membawa keberuntungan.

Lisa juga bercerita tentang budaya minum teh di cina dan bercerita segala macam jenis teh.
Ini tempat terakhir dan yang paling menarik, wisata minum teh. Di tempat terakhir, kami dimasukan kedalam sebuah ruangan dengan segala macam interior dan aksesoris khas cina. 

Seperti ruang tamu dengan meja di tengahnya. Diatas meja tersebut terdapat segala macam atribut dari berbagai bahan baku teh dan macam macam peralatannya untuk membuatnya.

Ada satu orang yang melayani dengan bahasa inggris yang sangat fasih. Berbaju tradisional cina dan berpenampilan menarik. What a nice packaging 😀.

“Si mbak teh” bercerita tentang teh dari jenis A sampai Z, bercerita tentang cara pembuatan dan penyajiaanya, berapa suhu yang diperlukan untuk mendapatkan teh terbaik dan juga yang pasti apa saja khasiatnya dari masing masing teh
Disaat akhir cerita dia selalu menuangkan ke gelas kecil kami dan kami meminumnya

Pengalaman yang asik dengan cerita tentang teh yang menarik. Selanjutnya kami diajak berkeliling melihat koleksi teh nya. Dan dia kembali bercerita banyak hal, kami berkerubung mendengarkan dengan seksama, betapa banyak hal tentang teh dan semua cerita itu diakhiri dengan sebuah kalimat pamungkas “SO….. WHICH ONE DO YOU LIKE?” sambil menyodorkan beberapa jenis paket teh

Ajaibnya……..
kami akhirnya mengambil paket teh yang rasa buah buahan, senilai 900 ribuan.
Awalnya gak pernah kepikiran beli teh semahal itu, lah minum teh aja belum tentu seminggu sekali ya

Tapi kami sungguh terpesona dari cara “si mbak teh” membawa kami kedalam sebuah cerita yang memberikan pengalaman emosional.

————————–——————–

Everybody love story

dia menjual tanpa harus menjual 
dia bukan menjual produk, namun dia menjual cerita

KFC menjual cerita Colonel Sanders
McD menjual cerita Ray Kroc. 
Airbnb menjual lewat cerita cerita konsumen mereka lewat ‘stories from the Airbnb community’. 
Heinz mencipatakan sup Get Well Soon dengan memberikan sentuhan personal pada packagingnya, cerita yang dibangun bagaimana kita memberikan perhatian pda orang yg kita cintai yang dalam keadaaan kurang baik.

Seperti yang dikatakan oleh seth godin, bahwa marketing adalah bercerita. Cerita tentang produk kita. Ceritakanlah dengan tujuan agar produk kita memiliki emosi

Dan saya menganggap bahwa toko teh tersebut sangat ahli dalam menjual cerita.
Jadi ciptakanlah cerita untuk produk kita, perusahaan kita atau bisnis kita

1. Cerita bisa berupa sejarah tentang produk kita. Bisa juga ttg perusahaan kita. Bagaimana memulai, bagaima perjalanan selama berkembang. Detail detail yang menarik bisa menimbulkan emosi

2. Cerita juga bisa diangkat dari keunikan produk. Misakan teh yang tadi. Dia bercerita bahwa teh hitam di zaman dulunya hanya disajikan untuk para kaisar, bukan untuk rakyat. Maka disaat kita meminumnya kita bisa merasakan sensasi menjadi “kaisar”

3. Cerita juga bisa dibuat dari bagaimana proses pembuatan produk. Ming Tomb di ceritakan bagaimana pilarnya dibuat dari kayu khusus, hanya 1 pohon untuk 1 pilar. Karena dari 1 pohon utuh proses mendatangkannya menjadi cerita tersendiri, karena proses pengiriman bisa dimulai saat musim panas dan datang dilokasi saat musim dingin. Lalu setelah bercerita dilanjutlah dengan jualan souvenir ya 😀

Menceritakan kisah kita adalah bagian penting cara kita menjual produk. Cara ini membantu kita agar calon konsumen bisa membangun koneksi dengan produk atau perusahaan kita.
Intinya sederhana saja, customer membeli karena emosi, emosi customer dapat dimunculkan melalui cerita yang mereka sukai

Udahan ah…….

Catatan ngasal juga karena ga bisa tidur lagi sepanjang Beijing – Jakarta. 
Salah2 kate, ane mohon maaf karena mau puasa 😀

Berangkat kesana dalam rangka pameran China Medical Equipment Fair, mohon doa agar PT. Cipta Medika Indonesia bisa ikut membuat cerita yang mewarnai dunia

Mozaix

BELAJAR DARI KEDINGINAN DI SUHU 5C

Berasa banget dapet pelajaran dari pengalaman ketika turun dari bus di Zurich, Swiss.

Saat turun, hujan gerimis romantis gitu deh.
Rintik rintik kecil yang kadar air hujannya cuma 10% dan 90% kenangan.
Suhu disini cukup mencekam buat saya, 10C.
Buat saya yang berbadan tipis begini, suhu segitu aja dan bikin tangan saya berasa kebas.

Nah sekarang dah belajar dari kejadian sebelumnya.
Ketika jalan dari Muechen menuju Zurich dah dapat info bahwa suhu akan drop disana.
Jadi di tas dah disiapin sweater, topi dan sarung tangan.
Ketika turun dari bus, dah siap buka koper dan disiapin, kaos kaki tambahan, jaket tebal dan syal barcelona kesayangan di bagian atas.
Jadi gampang ngambilnya.
Situasi terkendali, asyik buat selfie selfie

Dulu waktu pertama kali ngerasain dingin di jepang berasa langsung drop dan berasa mau mati disitu.
Ternyata suhu saat itu sampai 5C.
Saat itu dipinggir jalan, sambil menggigil, menunggu istri saya yang mengaduk2 isi koper mencari jaket tambahan.
Kebetulan ditaruh bagian bawah.
Jadi panic attack

Disinilah dapat pelajaran arti sebuah persiapan dan mengambil hikmah dari pengalaman
Dua kejadian kedinginan yang hampir sama memberikan hasil yang berbeda.
Pelajaran dari situasi ini adalah bagaimana dulu bisa sampai kedinginan, pengenalan diri dan tentang arti pentingnya mempersiapkan diri

Kalau mau dianalogikan
Begitu juga dalam kehidupan bisnis atau kehidupan lingkungan kerja.
Setiap pebisnis atau orang yg bekerja pasti pernah ngalamin salah atau gagal.

Satu hal yang ga boleh kelewat adalah pelajaran apa yang bisa diambil dari kegagalan tersebut.
Jangan sampai rugi dua kali lah.
Udah gagal, ga dapat manfaat pula dari kegagalan.
Makanya dari sini muncul sebuah kalimat dr guru saya,

“Tidak ada kata gagal, yang ada hanya sukses atau belajar”

Trus apa yang harus kita lakukan ya?

SELALU PELAJARI APA YANG SALAH KETIKA KITA GAGAL
Berpikirlah lebih ketika terjadinya kegagalan. Paksakan dirikita untuk bisa mencari jawabannya
Pertanyakan kepada diri kita sendiri beberapa pertanyaan ini

– Kenapa ya kita bisa gagal?
– Apa yang harus dilakukan seharusnya supaya kita berhasil?
– Manfaat dan pelajaran apa yang bisa diambil?
– Apa yang harus dirubah dimasa depan supaya tidak terulang?

Yakinlah bahwa kegagalan adalah kesempatan untuk belajar.
Henry Ford pernah mengatakan, bahwa kegagalan hanyalah kesempatan untuk memulai lagi, kali ini lebih cerdas.
Tentu saja pernyataan ini akan juga akan diamini oleh Thomas Alva Edison, sang penemu bola lampu. Seperti yang Edison lakukan dengan “sepuluh ribu” upaya kesalahannya. Dia meyakini bahwa SETIAP KEGAGALAN ADALAH GERAKAN KEARAH YANG BENAR.

SELALU SADAR APA KELEMAHAN DAN KELEBIHAN KITA
Dulu saat kedinginan awal saya ga terlalu tahu bahwa saya sebegitu ga kuatnya sama dingin
Saya tidak mengenali diri saya sendiri. Inilah salah satu kesalahannya
Walaupun kita harus fokus sama kekuatan yang kita miliki. Mengetahui dan mengatasi kelemahan juga bukan hal yang boleh dilupakan.
Dalam bekerja saya kuat dalam hal networking, saya terus pertajam dengan banyak bertemu orang. Namun dulu saat jadi sales, saya lemah dalam hal teknis. Oleh karena itu saya belajar siang malam tentang pengetahuan produk. Belajar dari buku, brosur sampai jurnal jurnal ilmiah #pencitraan
Dan hasilnya……
Tetep aja kagak ngerti. Heheheh

Akhirnya untuk menutupi kelemahan ini, ya terpaksalah minta tolong temen aja untuk bantu presentasi.
Segala hal saya lakukan supaya tim yang lain mau bantu
Dari bujukan, rayuan pulau kelapa, rengekan, paksaan sampai kalau perlu pakai ancaman. hehehe
Walau ga segitu nya seh

Bayangin aja, dulu pertama kali presentasi produk aja baru bisa sendiri setelah tahun ketiga kerja.
Itu juga terpaksa gara-gara para tim supportnya dah pada ngider semua ke tempat lain.
Intinya pecahkan masalah kita,
TUTUPI KELEMAHAN KITA DENGAN CARA APAPUN

SELALU LAKUKAN PERSIAPAN
Dalam dunia sales atau pekerjaan apapun
Saya selalu percaya keberuntungan
Saya bisa jualan juga karena faktor keberuntungan
Namun saya percaya formula keberuntungan disini adalah pertemuan antara kesempatan dan kesiapan
Kadang kesempatan datang tapi bila kita tidak mempersiapkan diri, maka kesempatan itu bisa hilang begitu saja

“persiapan adalah setengah dari kesuksesan”

persiapkanlah diri kita untuk segala hal
Sebelum melakukan suatu kegiatan maka persiapkan segalanya lebih detail

Sebagai ilustrasi bahwa seorang trainer terkenal terkenal sekelas Kek Jamil Azzaini,
Seorang guru besar bagaimana bisa berbicara yang bisa memberikan pengaruh.
Saya pernah ikut kelasnya Speak To Change, beliau mengatakan bahwa beliau yang sudah memberikan training mungkin ratusan atau ribuan kali, sebelum tampil dipanggung beliau tetap bersiap dan berlatih terlebih dahulu.

Jadi kalau kita yang masih kadar cupu gini, misal untuk presentasi produk, atau pada saat meeting dengan costumer tapi persiapannya ngasal dan seadanya aja
maka kegagalan bukanlah hal yang aneh.
Jangan biasakan diri kita menjadi orang yang apa adanya, dan itu dimulai dari persiapan.

“if you fail to plan, then you plan to fail”
Begitu kalimat bijaknya dari negeri seberang