SURGA DI TEMPAT KERJA

Orang yang berbahagia di tempat kerja biasanya menjadi jauh lebih produktif di banding dengan orang yang tidak berbahagia, baik dengan pekarjaan, lingkungan atau tempat kerjanya. Perasaan bahagia itu dapat menghasilkan energi positif dan kepercayaan diri untuk menjalankan rutinitas kehidupan dan pekerjaan dengan totalitas. Lingkungan kerja yang diisi oleh orang-orang bahagia selalu memiliki gairah untuk menjadi lebih produktif.

Ada sebuah penelitian oleh para ekonom di Universitas Warwick menemukan bahwa kebahagian membuat para pekerja 12% lebih produktif. Sedangkan para pekerja yang tidak bahagia ternyata malah 10% lebih tidak produktif.

img-1514902326.jpg

Rata-rata kita menghabiskan 8 jam sehari di tempat kerja atau lingkungan pekerjaan. Di tambah dengan jarak tempuh rumah ke kantor, bisa jadi 10-12 jam. Bayangkan bahwa itu adalah separuh hidup kita dalam sehari. Bila kita menganggap bahwa pekerjaan kita bukanlah hal yang menyenangkan, artinya kita sudah membuang separuh hidup kita dalam sehari hanya untuk bersedih, tertekan, stress dan lebih parah lagi tidak menghasilkan.

Bagaimana cara untuk menciptakan hal tersebut:

1. Dirimu sendirilah yang menciptakannya

Manajemen perusahaan juga berperan dalam hal ini. Namun hanya sekedar menfasilitasi saja. Semua ini akan kembali kepada dirimu sendiri untuk menciptakan kesenangan dan kebahagiaan. Bagaimana mindset dan pola pikir kamu terhadap berkerja. Belajarlah untuk terus menyukai apa yang kamu kerjakan. Cari selalu nilai nilai positif dari tempat kamu bekerja. Dan berfokuslah pada nilai tersebut.

Gambaran ideal dari tempat kerja yang menyenangkan bagi kamu adalah dirimu sendiri yang paling mengetahuinya. Maka berperan aktiflah dalam hal tersebut. Ciptakan sendiri gambaran tempat kerja yang ideal bagimu, selama itutidak melanggar aturan perusahaan. Bahkan kamu pun bisa berperan aktif memberikan usul kepada manajemen, apa yang membuat kamu dan rekan rekan lain menjadi nyaman di tempat bekerja.

2. Berhenti mengeluh tentang segala hal.

Ketika mengeluh kita tak akan mengubah apapun. Mengeluh hanya akan menjadikan masalah menjadi semakin terasa berat, dan membuat tempat kerja menjadi jauh dari menyenangkan. Banyak mengeluh pun akan menurunkan kredibilitas kamu sebagai personal ataupun professional di dunia kerja. Tidak akan ada rekan kerja yang nyaman, bila kamu hanya terus bicara dan menyampaikan keluhanmu kepadanya tentang segala hal. Hal ini justru akan membuat rekan kerja menjadi antipasti dan membuat masalahmu menjadi semakin besar. Bila ada keluhan atau masalah maka bicarakanlah pada orang yang tepat dan cari solusinya.

3. Jadilah “team player”

Jadilah sahabat yang baik bagi rekan kerja dan andalan bagi atasan. Ketika kamu membantu orang lain, niscaya kamu pun akan di bantu dalam kondisi sulit. Jadilah orang yang menyenangkan bagi orang lain dengan selalu membantu. Seorang “team palyer” adalah menjadi orang yang partisipatif dan aktif untuk berkontribusi. Ijazah sekolah dan kuliah hanyalah tiket masuk dunia kerja, kecerdasan emosi dapat membuat kita dipromosikan, namun kepribadian yang menyenangkanlah yang bisa mengantarkan kita pada kesuksesan.

4. Sibukan dirimu dengan belajar.

Bila ada masalah di tempat kerja, itu artinya kita masih kekurangan ilmuuntuk mengatasinya. Semakin banyak masalah maka akan semakin tidak nyaman kita dalam bekerja. Oleh karena itu pentingnya kita meningkatkan kemampuan diridalam menyelesaikan masalah dan tantangan dunia kerja. Bila kamu terus belajar,ilmu kamu akan terus meningkat maka kamu akan semakin mudah dan ringan menyelesaikan tugas tugas di kantor. Hal ini akan meringankan beban kerja kamu yang bisa membuat kamu lebih rileks dan santai dalam bekerja. So…. Jangan pernah berhenti belajar dan memperbaiki diri, bila hasil yang didapatkan kamu adalah selain kebahagiaan juga promosi jabatan.

5. Ciptakan suasana fun.

Kreatiflah dalam menciptakan suasana menyenangkan bagi dirimu. Misalkan buat meja kerjamu menjadi lebih pribadi. Pasang foto foto pribadi yang membuat kamu semangat atau bahkan tersenyum. Bahkan kamu bisa mengusulkan game atau lomba sederhana hanya ntuk membuat meriah suasana kantor. Namun kembali lagi harus melihat situasi dan kondisi kantor kamu.

Salah satu CEO terkenal di dunia mengatakan “Enjoy your fucking job, be the best and stop complaining. Or go out, don’t be a coward”. Jadi bergeraklah, berubahlah untuk menciptakan kebahagianmu sendiri di tempat kerja. Kalau tidak, maka berani pulalah untuk keluar mencari kebahagiaan kerja di tempat lain. Selama kamu masih menjadi manusia, dan bukan pohon, maka bergeraklah untuk menciptakan surga di tempat kerja.

CARA SEDERHANA MENJADI JUARA

Semua orang di dalam hidup ini pastiingin menjadi yang terbaik, menjadi seorang juara. Terkadang hal ini bukanlah untuk menjadilebih unggul saja dari yang lain, namun ini soal cara meraih tujuan yang hendak dicapai.

Terkadangorang berpikir bahwa sangatlah sulit untuk menjadi juara dan hebat. Padahalkita hanya perlu melakukan sedikit hal lebih dari yang lain, Ya hanya sedikitsaja, namun konsisten dan penuh komitmen. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan untukbisa menjadi juara dalam kehidupan sehari-hari, ataumenjadi juara dalam hal apapun. Belajarlah dari orang orang dibawah, dan pelajari apa yang mereka lakukan untuk menjadi juara

1. Seorang juara selalu memiliki tujuan yang jelas

Tujuanyang jelas sangatlah penting. Bahkan sebegitu pentingnya tujuan itu harussangat jelas, detail dan tergambar di dalam otak kita . Otak kita bagaikanpeluru kendali. Bila kita sudah memberikan tujuan yang jelas, spesifik, danmemiliki batas waktu, maka otak kita akan menjadi super kreatif untuk terusmencari jalan untuk mencapai tujuan tersebut. Sebuah kisah dari Florence Chadwick memberikan ilustrasi daripentingnya sebuh tujuan yang jelas

Florence Chadwick,seorang perempuan asal Amerika inimenetapkan tujuan yang jelas untuk menjadi perempuan pertama yang berhasilmenyeberangi Selat Catalina dengan berenang. Dialah wanita pertama yangberenang menyeberangi selatInggris bolak-balik. Pada saatitu usianya 34tahun. Jarak selat Catalina adalah sekitar 32 km

Tanggal 4Juli 1952, laut tampak seperti hamparan es dan kabut begitu tebalnya sehinggadia hampir tidak bisa melihat perahu yang mengawalnya. Ikan-ikan hiu berenang kearah dirinya,dan hanya bisa diusir dengan tembakan senapan. Dia berjuang terus, melawanair laut yang dingin, jam demijam.

Disisi Florence, disalah satu perahu yang mengawalnya,ibu dan pelatihnya terus memberikan dorongan. Mereka mengatakankepadanya tidak akan jauh lagi. Tetapi Florence hanya bisa melihat kabut didepannya. Mereka terus memberinya semangat untuk tidak berhenti. Namun hatinya goyah. Dia belum pernah berhenti….hingga saat itu. Hanya tinggal sekitar 1 mil lagi,dia menyerah dan minta ditarik keluar.

Ia kemudianmengatakankepada seorang reporter, ”Begini, sayatidak mencari alasan, tetapiseandainya saja saya melihat daratan, mungkin saya akan berhasil.” Bukan kelelahanatau air yang dingin yang membuatnya gagal. Tetapi kabut yang mengaburkan tujuannya yang menggagalkannya. Dia tidakbisa melihat tujuannya.

Dua bulan kemudian, Florence kembali menetapkan tujuannyamenyeberangi Catalina. Dia menetapkan tujuan yang lebih jelas dengan sudahmembayangkan melihat pesisir pulau tujuannya. Kabut yang menghadangnya pun tidakdapat membendung tujuannya dan dia berhasil.

2. Seorang juara berani membayar harga kenyamananuntuk sebuah kemajuan

Perenang fenomenal Michael Phelps mencetak sejarahdengan meraih delapan medali emas dalam Olimpiade Beijing 2008. Ia berhasilmemecahkan rekor Mark Spitz dengan 7 emas dalam satu Olimpiade yang telah bertahan hingga 36 tahun.

Ia sangat gusar saat wartawan mengatakan bahwa dirinya sangat beruntung saat meraih 8 medali emas pada Olimpiade2008. Dia mengatakan prestasinya itu bukan keberuntungan, tetapi dicapaimelalui kerja keras.

Ialalu mengatakan “bahwa saat kalian makan siang, saya sedang berlatih di dalam kolam renang. Saat kalianberlibur dengan keluarga, saya juga masih berlatih di sana. Saat orang lainberada dalam kenyamanan, saya telah menggadaikannya demi sebuah kerja keras untuk meraihkesuksesan”.

Seberapa banyak Michaelphelp berlatih untuk menjadi seorang legenda? Ia berlatih 6 jam sehari, 6 hariseminggu. Tanpa peduli hari libur atau tidak, tanpa peduli musim panas ataudingin. Dia berenang rata-rata 80 km setiap minggunya, atau rata-rata sekitar13,5 km setiap latihan.

Dia menyingkirkan segalasesuatunya hanya untuk latihan dan berenang. Ia sangat fokus dan beranimembayar mahal untuk menjadi seorang legenda.

3. Selalu lakukan hal yang lebihdan di luar biasa untuk berhasil

Kisah Vice President Citibank, Houtman ZainalArif, juga menunjukkan karakter ini. Asam, manis, pahit, asin pengalaman hidup telahdirasakan olehnya. Yang paling mencengangkan daribeliau adalah, beliau ini melamar kerja sebagai OB (Office Boy) tapi pensiunsebagai Vice Pressident. Houtman selalu melakukan hal yang di luar biasanya dalampekerjaannya, sehingga tugasnya yang hanya mengurusi kebersihan dapatdiselesaikan bahkan lebih dari itu.

Pekerjaan awalnya bermula dari The FirstNational City Bank atau sekarang disebut Citibank. Di kantor tersebut ia melamarsebagai OB pada 5 Desember tahun 1968, dan pensiun sebagai Vice Precident padaNovember 1987.

Ia tidak tau teori, bukanorang akademis. Satu menit pun gak pernah jadi mahasiswa, walau pada akhirnyabeliau justru pernah jadi dosen pasca sarjana. Beliau berkata bila beliau lebihberuntung karena apa saja yang terjadi di sekitar beliau selalu dijadikan pelajaran.

Waktu jadi OB, beliau melihat training.Karena jabatan beliau hanya OB, beliau tentu tidak dianggap. Bahasa Inggrisbeliau pun cuma sekedar yes-no. Tapi beliau berprinsip, “Saya harusberbuat. Saya harus pintar.” Setiap hari selama training itu,beliau ada di depan pintu dan mencatat semuanya.Training officer-nyalama-lama jadi menyuruh beliau masuk (tapi secara kasar).

Si training officer mengumumkanpada para trainer, “Pengumuman, dia tidak terdaftar dan dia tidak akan diuji,”kata training officer. Mendengarnya, Bapak Houtman tidakterima. Dia sudah berada di ruangan yang sama berarti dia sudah menjadi salahsatu trainer juga dan juga harus diuji. Si Trainingofficer pastinya marah. Udah untung dikasih masuk, eh minta diujijuga.

Pak Houtman lalu menantang diri beliau sendiri,“Saya harus lulus!” batin beliau. Padahal saingan beliau adalah lulusan UI,Michigan, Ohio, ITB dan banyak universitas TOP lainnya. Sementara beliau, SMAbisa lulus aja udah untung.

“Pokoknya harus lulus dan gak boleh jadi yangterakhir,” tekad beliau. Lalu Subhanallah, MahaSuci Allah, dari 34 orang beliautermasuk 4 besar dan beliau pada tahun 1978 dikirim ke Eropa.

Dia juga mengurusi fotokopi di tahun 1960-an saat seorangoffice boy belum piawai melakukan tugas menggandakan data saat itu. Dia maubelajar usai menuntaskan pekerjaannya. Alhasil, dia dipercaya untuk bertugassebagai penanggung jawab fotokopi kantor dan kembali melakukan hal yang di luarbiasanya.

Usai menuntaskan pekerjaannya, dia membantuproses administrasi, seperti mengerjakan proses stempel dan hal-haladministrasi lainnya, sehingga pada satu kesempatan dia diangkat menjadi stafkantor hingga kemudian merintis karier sampai puncak sebagai vice presidentbank kelas dunia ini.

4. Tidak pernah berhenti belajar

Untuk memiliki kupu-kupu di halaman dan rumah Anda, ada duacara yang dapat dilakukan. Pertama, dengan membawa jaring tetapi sedikit yangakan terjaring, sementara cara kedua adalah dengan membuat taman bunga sehinggakupu-kupu yang akan datang sendiri kepada Anda.

Seorang juara akan terus mengembangkan dirinyauntuk memiliki cara dan kualitas yang banyak dicari oleh berbagai kalangansehingga kesuksekan yang justru akan mendekatinya.